
Qurbanalfatihah.com - Setiap Hari Raya Idul Adha tiba, umat muslim berbondong-bondong untuk melaksanakan ibadah kurban sebagai bentuk ketaatan dan rasa syukur kepada Allah SWT. Tradisi ini bukan sekedar menyembelih kurban tetapi juga meneladani kisah Nabi Ibrahim as.
Sayangnya, di balik semangat yang membara ternyata masih banyak umat muslim yang tanpa sadar melakukan sejumlah kesalahan dalam pelaksanaanya. Untuk mengetahui apa saja kesalahan umum dalam berkurban, yuk simak baik-baik penjelasan berikut!
Kesalahan Umum dalam Ibadah Kurban
Berikut ini adalah kesalahan umum yang perlu diketahui dalam ibadah kurban:
1. Niat Tidak Ikhlas Karena Allah
Salah satu kesalahan yang paling sering terjadi dalam beribadah kurban adalah tidak didasari dengan niat yang ikhlas karena Allah Ta’ala. Ada yang berkurban dengan niat agar mendapatkan pujian dari orang lain, dianggap dermawan, dan sebagainya.Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam,“Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya, dan setiap orang akan mendapatkan balasan sesuai niatnya”. (HR. Bukhari dan Muslim)
2. Hewan Kurban Tidak Sesuai Syariat
Kesalahan lain yang biasa dilakukan adalah memilih hewan kurban tidak sesuai dengan ketentuan Islam yang berlaku. Beberapa orang terkadang memilih hewan kurban yang masih muda, cacat, atau bahkan hewan yang tidak layak untuk disembelih.Padahal Allah telah memerintahkan agar berkurban dengan hewan terbaik dan sehat sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan.
3. Menjual Sebagian Daging Kurban
Menjual sebagian daging kurban seperti, kepala, kaki, ataupun kulit hewan merupakan tindakan yang sangat tidak dianjurkan dalam Islam. Pada dasarnya hewan kurban yang telah disembelih adalah milik Allah secara penuh sehingga manusia tidak mempunyai hak untuk menjualnya kembali.
4. Berutang untuk Berkurban Tapi Tidak Mampu Melunasinya
Sebagian orang memaksakan diri berutang untuk menunaikan ibadah kurban padahal belum memiliki kemampuan dalam melunasinya. Niat beribadah memang baik, namun Islam sendiri agama yang fleksibel tidak memberatkan umatnya untuk melakukan ibadah dengan kondisi kesulitan.
Mengingat ibadah kurban adalah sunnah muakkad, jika seseorang belum mampu untuk melaksanakan maka tidak mendapatkan dosa apapun.
Itulah kesalahan umum dalam beribadah kurban. Oleh karenanya sebagai sohibul kurban (orang yang berkurban) hendaknya memperhatikan hal-hal di atas supaya pelaksanaan kurban tidak sekedar menjadi rutinitas tahunan, melainkan bentuk ketulusan yang bernilai ibadah di sisi Allah SWT.
Kini membeli hewan kurban bisa dilakukan dengan mudah dan cepat melalui alfatihahfarm.com, kami menyediakan hewan kurban terbaik dan berkualitas sesuai dengan syariat Islam. Tak hanya itu, proses penyembelihan di alfatihahfarm.com mengikuti panduan yang berlaku sesuai syariat dan dilakukan oleh tim berpengalaman.
Penulis: Hilda Asani Mustika
Editor: Suci Wulandari



